Komputer hanya memahami data bersifat biner, semua data yang ditangkap oleh mata manusia pada dasarnya adalah informasi analog. Dengan demikian, kita harus menyadari bahwa saat mata manusia menerima data dari beberapa media elektronik, pertukaran data yang sangat rumit telah terjadi. Mata manusia hanya menerima ilusi dari beberapa pengkodean media elektronik untuk merepresentasikan apa yang dapat ditangkap sebagai bentuk bermakna oleh logika manusia.
Suatu informasi image pada sebuah komputer diekstraksi menjadi informasi analog yang dipahami oleh logika manusia atau disebut ilusi gambar. Proses akan melalui proses perubahan bentuk dari informasi analog ke informasi biner yang dipahami oleh mesin komputer, dan begitu pula sebaliknya. Proses perubahan data dari analog ke digital disebut digitasi. Proses digitasi dapat dilakukan oleh beberapa media pengambil image yang telah sangat dikenal, yaitu kamera digital dan scanner. Peralatan merupakan peralatan input yang mempynyai tugas melakukan capture image menjadi informasi berbentuk biner.
Mata manusia dapat menagkap ilusi warna yang tidak terbatas karena informasi yang ditangkap mata bersifat analog atau disebut pula informasi yang continues. Teknologi yang dapat menangkap ilusi warna yang sangat luas adalah teknologi photography. Spektrum warna yang dapat ditangkap oleh sebuah image hasil foto telah luas cakupannya. Image hasil foto secara teoritis dapat menangkap warna dan gradasinya tanpa batas melebihi media digital yang dapat diterima oleh monitor komputer serta peralatan output lain.
Kemampuan digital telah semakin ditingkatkan untuk mencoba mengadopsi tingkatan warna continues agar dapat merepresentasikan warna dengan sempurna dan mendekati kenyataan. Walaupun demikian, perbedaan media serta terbatasnya metode kuantifikasi digital warna masih menimbulkan beberapa masalah. Mungkin mata manusia saat ini tidak mudah membedakan antara digital image dengan continues, akan tetapi saat media lain merepresentasikan kembali image, kesalahan serta bias-bias ketidaksinkronan akan muncul. Untuk menghindari beberapa ketidaksinkronan, beberapa alat sering memerlukan proses pemaduan atau kesepadanan untuk mengurangi tingkat perbedaan dan bias yang terjadi. Proses disebut kalibrasi, dimana beberapa perlatan disinkronkan dengan outputnya.
Proses kuantikasi diperlukan dalam dunia digital untuk menerjemahkan tingkatan warna dan gradasi pada dunia continues yang tidak terbatas.




No Comments Yet